Implementasi Pertanggungjawaban Pidana Korporasi: Analisis Efektivitas Pasal 20 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Authors

  • Ismaidar Ismaidar Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Muhamad Ilham Universitas Pembangunan Panca Budi

DOI:

https://doi.org/10.62383/hukum.v2i3.275

Keywords:

legal challenges, corruption

Abstract

This study critically examines the implementation of Article 20 of Law No. 31/1999, as amended by Law No. 20/2001, concerning the eradication of corruption (UU Tipikor), with a focus on corporate accountability in corruption offenses. It aims to address three primary concerns: (1) the practical application of corporate liability mechanisms, (2) the effectiveness of sanctions imposed on corporations, and (3) the legal obstacles that impede the full enforcement of corporate criminal responsibility. Employing a normative legal approach, this research integrates statutory analysis, case law evaluation, and theoretical exploration. The findings highlight considerable challenges in proving corporate liability, as well as the limited scope and effectiveness of current penalties. These difficulties stem from ambiguities in distinguishing between the responsibilities of individuals and the corporation, and the lack of consistent legal interpretation by law enforcement authorities. The study proposes a set of recommendations, including the formulation of clear technical guidelines, the continuous professional development of legal practitioners, the enhancement of sanctions against corporations, and the establishment of a centralized database of judicial decisions involving corporate criminal liability. These measures are essential to ensure more effective corporate accountability and the prevention of systemic corruption in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung Susanto, "Perbandingan Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi sebelum adanya RUU KUHP pada RUU KUHP dan Sistem dari Negara Belanda," Jurnal Justisia, Vol. 7 No. 1 (2020): 126–138, diakses 11 Mei 2025, https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Justisia/article/view/12734/pdf.

Ferdi Ferdian, “Pembaharuan Metode Pembuktian Subjek Hukum Korporasi dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi,” Jurnal Tumou Tou, Vol. 23 No. 1 (2022): 29–45, https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/tumoutou/article/view/43633/38203.

Hadrian, E., et al. (2022). "Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Tindak Pidana Korupsi". Jurnal Hukum Pelita, 3(2), 145-160.

Hiariej, E.O.S., Prinsip-Prinsip Hukum Pidana Korporasi, (Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2022), hlm. 110–112.

Indonesia Corruption Watch, Laporan Hasil Pemantauan Tren vonis Tahun 2022, (Jakarta: ICW, 2022), hlm. 7, https://antikorupsi.org/sites/default/files/dokumen/Narasi_Tren%20Vonis%202022_1.pdf

Mochamad Riza, “Pembuktian Kesalahan Korporasi dalam Tindak Pidana Korupsi,” Jurnal Integritas, Vol. 8 No. 1 (2022): 1–14, https://jurnal.kpk.go.id/index.php/integritas/article/download/255/58

Muchammad Chasani, "Studi Perbandingan Hukum Perwujudan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi antara Inggris dan Indonesia," Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology, Vol. 4, No. 1 (2023): 1–7, diakses 11 Mei 2025, https://journal.umy.ac.id/index.php/ijclc/article/download/12359/8266/67985.

Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi, dapat diakses di: https://peraturan.bpk.go.id/Download/203789/Perma%20Nomor%2013%20Tahun%202016.pdf.

Prakasa, R. S., et al. (2023). "Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi di Indonesia". Yustisi: Jurnal Hukum & Hukum Islam, 10(3), 305-320.

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 81/Pid.Sus/Tipikor/2018/PN Jkt.Pst.

Ritonga, J. S., et al. (2022). "Pertanggungjawaban Mutlak Korporasi sebagai Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan yang Mengakibatkan Pencemaran dan/atau Kerusakan Lingkungan Hidup". Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 2(4), 230-245.

Roni Saputra, Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Tindak Pidana Korupsi, Jurnal Cita Hukum, Vol. 3, No. 2 (2015): 277–290.

Tersedia di: https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/citahukum/article/view/2318

Tambunan, Erick P., Halomoan Sianturi, dan Herdi Munte. Analisis Pertanggungjawaban Korporasi sebagai Subjek Hukum dalam Tindak Pidana Korupsi (Studi Kasus Putusan MA RI No. 81/Pid.Sus/Tipikor/2018/PN Jkt.Pst), Jurnal Rectum, Vol. 4, No. 1 (2022): 40–48.

Tersedia di: https://jurnal.darmaagung.ac.id/index.php/jurnalrectum/article/download/1439/1286

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Wahyu Prestianto, “Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi; Solusi Sementara Upaya Meminta Pertanggungjawaban Pidana Korporasi,” Dharmasisya, Vol. 1 No. 3 (2021), dapat diakses di: https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisya/vol1/iss3/34/.

Widyaningrum, W., et al. (2024). "Corporate Criminal Liability: An Analysis of Corporate Crime Perpetrators under Positive Law in Indonesia". Jurnal Cendekia Hukum, 9(2), 125-140.

Downloads

Published

2025-05-14

How to Cite

Ismaidar Ismaidar, & Muhamad Ilham. (2025). Implementasi Pertanggungjawaban Pidana Korporasi: Analisis Efektivitas Pasal 20 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Hukum, Administrasi Publik Dan Negara, 2(3), 153–160. https://doi.org/10.62383/hukum.v2i3.275

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.