Penanganan Sengketa Bisnis Rental Kendaraan di Bali: Evaluasi Urgensi Legalitas Wna dan Kepatuhan Visa
DOI:
https://doi.org/10.62383/hukum.v3i3.1015Keywords:
Business Dispute, Foreign National Legalit, Immigration Law, Tourist Visa, Vehicle RentalAbstract
This study examines the urgency of foreign nationals' (WNA) legal status and visa compliance in the vehicle rental business in Bali, as well as its impact on business disputes involving local entrepreneurs. The increasing number of international tourists visiting Bali has spurred the growth of vehicle rental services, yet it has also given rise to illegal practices by foreign nationals such as misuse of tourist visas for commercial purposes, tax evasion, and unfair business competition. This research adopts a normative juridical method using statute, conceptual, and case approaches, referring to key legal documents including Law No. 6 of 2011 on Immigration, Law No. 6 of 2023 on Manpower, Ministerial Regulation No. 21 of 2016, and Bali Regional Regulation No. 5 of 2016 on Tour Guiding. The findings highlight the vulnerability of rental contracts under Article 1548 of the Indonesian Civil Code, risks of breach of contract, and widespread violations of the Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) system, the penalties of which are imposed on rental owners. Nationality disparities and weak immigration oversight further undermine the effectiveness of law enforcement. This study concludes that legal protection for local business actors relies heavily on the legal clarity of WNA status, the appropriateness of 1 visa categories, and strong inter-agency coordination. The novelty of this research lies in integrating legal analysis of WNA legitimacy with a dispute resolution framework specific to the vehicle rental sector in Bali’s tourism landscape a perspective that has been largely overlooked in prior studies. The recommendations include strengthening rental contracts, enhancing coordinated supervisory mechanisms, and harmonizing civil and criminal law to establish a stronger deterrent effect.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik kunjungan wisatawan mancanegara 2019 (No. 06330.2003). Subdirektorat Statistik Pariwisata. https://www.bps.go.id/id/publication/2020/06/26/94ceb011540bd0cd73e3474c/statistik-kunjungan-wisatawan-mancanegara-2019.html
Busro, A., & Lumbanraja, A. D. (2019). Problematika perjanjian hukum sewa kendaraan bermotor terkait adanya klausula eksonerasi. Jurnal Hukum, 12, 1–15.
Cahyani, Z. M., Nadhifah, F., Mala, L. R., & Alfahmi, A. F. (2023). Penegakan hukum keimigrasian terhadap pelanggaran kebijakan bebas visa dan second home visa bagi WNA. Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 45–58.
Carona, N., Rifai, A., & Shebubakar, A. N. (2024). Hak sewa tanah untuk bangunan oleh warga negara asing (WNA) sebagai alternatif penguasaan hak atas tanah di Indonesia. Litigasi, 25(1), 1–20. https://doi.org/10.23969/litigasi.v25i1.10632
Huda, R. N. N., & Nadir, M. I. (2023). Upaya hukum penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa kendaraan. Journal Sains Student Research, 1(2), 895–904. https://doi.org/10.61722/jssr.v1i2.332
Indonesia. (1996). Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 1996 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga atau Diskonto Obligasi yang Dijual di Bursa Efek. https://peraturan.bpk.go.id/Details/56738/pp-no-46-tahun-1996
Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Pemerintah Pusat. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39903/uu-no-25-tahun-2007
Indonesia. (2011). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Pemerintah Pusat. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39140/uu-no-6-tahun-2011
Korassa Sonbai, A. C., & Resen, P. T. K. (2024). Penyalahgunaan izin tinggal WNA di Bali: Apakah berelasi dengan mass tourism? Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.61511/pips.v1i1.2024.116
Kusuma, A. A., & Wiryawan, I. W. G. (2024). Pertanggungjawaban warga negara asing (WNA) terkait penggunaan kendaraan rental yang terkena tilang elektronik di Badung (Studi di CV. Bali Mutia Rental). Jurnal Mahasiswa Hukum Saraswati, 4(2), 55–70.
Kusuma, I. K. O., Swardhana, G. M., & Suardana, I. W. (2018). Penanggulangan tindak pidana penggelapan dalam transaksi sewa menyewa kendaraan bermotor (Studi di Kepolisian Resor Kota Denpasar). Jurnal Hukum Regional, 5(1), 22–34.
Pangesa, L., Davelino, A., Tayindra, D., Yuki, S. R., & Pradita, U. (2025). Pelanggaran hak dan batasan warga negara asing: Studi kasus pemandu wisata ilegal di Bali. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 3(1), 1–25.
Pemerintah Indonesia. (1960). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Pemerintah Pusat.
Pemerintah Provinsi Bali. (2025, June 1). Gubernur Koster bentuk tim khusus usut usaha asing yang kepung UMKM lokal di Bali. https://www.baliprov.go.id/web/gubernur-koster-bentuk-tim-khusus-usut-usaha-asing-yang-kepung-umkm-lokal-di-bali/
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 21 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 21 Tahun 2013 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat. (2016). Kementerian Hukum dan HAM. https://peraturan.bpk.go.id/Details/133245/permenkumham-no-21-tahun-2016
Provinsi Bali. (2016). Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata. Pemerintah Provinsi Bali. https://peraturan.bpk.go.id/Details/85727/perda-prov-bali-no-5-tahun-2016
Putri, N. H., Azizah, R. N., Prasetya, R. P. D., Simanjuntak, G. A. D. P., & Zuhri, S. (2024). Analisis dampak warga negara asing dalam membuka usaha ilegal di Bali. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(2), 14–25. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i2.17
Soekanto, S. (2014). Pengantar penelitian hukum. UI Press.
Subekti. (2014). Hukum perjanjian. Intermasa.
Sunggono, B. (2016). Metodologi penelitian hukum. Rajawali Pers.
Widjaja, E., Erryanto, K., & Natasya, M. (2025). Penyalahgunaan visa turis di Bali: Analisis implementasi hukum keimigrasian dan kerangka Pancasila dalam kasus overstay. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 3(1), 40–55. https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/888
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



