Pengembangan Kapasitas Individu dalam Mitigasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.62383/studi.v3i3.1206Keywords:
BPBD, Disaster Mitigation, Individual Capacity Development, Public Administration, UNDPAbstract
The study was motivated by the high risk of flooding in Gorontalo City, which requires personnel with sufficient capacity to ensure effective disaster mitigation. The analysis was based on the individual capacity dimensions proposed by the United Nations Development Programme (UNDP): knowledge, skills, experience, service ethics, and leadership capacity. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Data validity was established through triangulation techniques. The findings indicate that the individual capacity development of BPBD personnel in Gorontalo City has been implemented fairly well across the United Nations Development Programme (UNDP) dimensions of knowledge, skills, experience, service ethics, and leadership capacity. Capacity development has been carried out through education and training, disaster simulation exercises, knowledge sharing, direct involvement in disaster response activities, and collaboration with various stakeholders. Nevertheless, several challenges remain, including unequal access to training opportunities, the need for continuous improvement of technical skills, and the need to strengthen communication and leadership in disaster mitigation efforts. Therefore, sustainable capacity development is necessary to ensure that disaster mitigation is implemented more effectively, professionally, and responsibly to the community’s needs.
Downloads
References
Abdussamad, Y., et al. (2025). Pengembangan sumber daya manusia aparatur melalui kompetensi. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik. https://repository.ung.ac.id/hasilriset/show/1/344/pengembangan-sumber-daya-manusia-aparatur-melalui-kompetensi.html
Asrul, A. (2025). Pengaruh alih fungsi lahan terhadap kejadian banjir di Kelurahan Leato Selatan Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 9(1), 52–61. https://doi.org/10.29408/geodika.v9i1.29256
Bria, J. K., Kase, P., & Rene, M. O. (2025). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Malaka pada tahun 2024. Kybernology: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik, 3(1), 139–156. https://doi.org/10.71128/kybernology.v3i1.238
Keban, Y. T. (2014). Enam dimensi strategis administrasi publik: Konsep, teori dan isu (Edisi ke-3). Gava Media. https://kubuku.id/detail/enam-dimensi-strategis-administrasi-publik--konsep--teori-dan-isu--edisi-3-/15611
Kurniawan, H., W., & Suprojo, A. (2023). Implementasi kebijakan dalam pengembangan sumber daya. Jurnal Ilmiah Publika, 11(1), 215–220. https://jurnal.ugj.ac.id/index.php/Publika/article/download/8222/3201
Fitriani, I. D., Zulkarnaen, W., & Bagianto, A. (2021). Analisis manajemen mitigasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terhadap bencana alam erupsi Gunung Tangkuban Parahu. JIMEA: Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 5(1), 91–111. https://journal.stiemb.ac.id/index.php/mea/article/view/689
Idrus, I., & Umar, B. (2024). Mitigasi bencana banjir akibat longsor pada daerah aliran sungai terhadap ketersediaan air bersih di Kecamatan Dondo. Jurnal Bangunan Konstruksi (BARAKKA), 2(1), 46–52. https://doi.org/10.63877/jbk.v2i1.47
Khairina, S. H., Hans, A., & Arif, I. A. (2024). Efektivitas kebijakan penanggulangan bencana dalam konteks pembangunan daerah: Studi kasus Kota Makassar. Development Policy and Management.
Mulyani, S., Katili, M. R., & Yusuf, R. (2021). Sistem informasi mitigasi bencana banjir berbasis. 1(2), 150–161.
Muslim, S., Isa, R., & Nani, Y. N. (2026). The influence of work culture and civil servant discipline on improving performance at the Gorontalo City Finance Agency Office. 7.
N, F. F., Alhadi, Z., & Publik, A. (2022). Faktor pendukung dan penghambat efektivitas kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok dalam melakukan mitigasi risiko bencana letusan Gunung Api Talang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 16594–16602. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/5211
Henry, N. (n.d.). Public administration and public affairs. Routledge (Taylor & Francis Group). https://www.overdrive.com/media/4037624/public-administration-and-public-affairs
Patton, M. Q. (2022). Impact-driven qualitative research and evaluation. In The SAGE handbook of qualitative research design (Vol. 2, pp. 1165–1180).
Radjak, D., Tohopi, R., & Nani, Y. N. (2025). Transparansi pelayanan publik di Kantor Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. 2(November).
Saleh, A. J. S., Tanipu, F., & Harold, R. (2025). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menanggulangi bencana banjir di Kota Gorontalo. 3(1), 63–72.
Shalih, O., & Nugroho, R. (2021). Reformulasi kebijakan penanggulangan bencana di Indonesia. Cakrawala, 15(28), 124–138. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.379
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tohopi, R. (2021). Model perumusan kebijakan “Public Approach” perencanaan pembangunan. Sawala: Jurnal Administrasi Negara, 9(2), 141–154. https://doi.org/10.30656/sawala.v9i2.3916
Viranti, R., Aprillia, B., Septiansyah, B., & Pemerintahan, P. I. (2025). Penguatan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam kesiapsiagaan bencana banjir di Kecamatan Kalibunder. 02(03).
Wijaya, W., & A. L. (2025). Manajemen penanggulangan bencana banjir di Desa Balongga Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi: Studi pada BPBD. JSIP: Jurnal Studi Inovasi Pemerintahan, 1(4), 138–149. https://jurnal.fisip.untad.ac.id/index.php/jsip/en/index




