Upaya Pemerintah Desa dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa X Kecamatan Y Kabupaten Z

Authors

  • Mastura Karateng Universitas Puangrimaggalatung
  • Bakri Bakri Universitas Puangrimaggalatung
  • Burhanuddin Burhanuddin Universitas Puangrimaggalatung

DOI:

https://doi.org/10.62383/hukum.v2i5.589

Keywords:

Community Participation, Inclusive Policy, Mutual Cooperation, Village Development, Village Government.

Abstract

This study aims to determine the village government's efforts to encourage community participation in development in Mario Village, Tanasitolo District, Wajo Regency, and to identify inhibiting and influencing factors in the implementation of these efforts. Community participation is considered a crucial element in sustainable village development, as without active involvement from residents, development programs are difficult to achieve optimal results. This study used a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. This approach allows the researcher to capture in-depth insights and perspectives directly from the community and village officials. This method allows the data obtained to more comprehensively describe the dynamics of community participation and the strategies implemented by the village government. The results show that the village government has implemented various efforts to encourage community participation, including through village deliberations, mutual cooperation activities, and community service. Community involvement was encouraged through collective decision-making and shared responsibilities in development programs. These efforts have generally had a positive impact on community involvement. However, the study also found inhibiting factors, particularly the community's economic limitations that affect their ability to participate in development. Furthermore, some residents still face challenges in terms of awareness and understanding of the importance of active participation. Therefore, more inclusive strategies oriented towards the socio-economic conditions of the local community are needed. Inclusive policies and adaptive strategies are essential to fostering sustainable rural development. This research is expected to serve as a reference for village governments and other stakeholders in formulating more effective policies, so that village development can proceed effectively, sustainably, and truly benefit all levels of society.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.D., Siti, I. (2009). Desentralisasi dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Astuti, D., Dwiningrum, S., & Irene, S. (2011). Desentralisasi dan partisipasi masyarakat dalam membayar pendidikan. Yogyakarta: Perpustakaan Pelajaran.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Wajo. (2023). Statistik Desa Wajo 2023. Wajo: BPS.

Djalal, F., & Supriadi, D. (2001). Reformasi pendidikan dalam konteks otonomi daerah. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Firmansyah, S. (2009). Partisipasi masyarakat. Diakses dari http://sacafirmansyah.wordpress.com/2009

Firmansyah, S. (2009). Pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan perpustakaan umum. Diakses 2 Mei 2009, dari http://ilmuperpustakaan.com

Fung, A. (2006). Varieties of participation in complex governance. Public Administration Review, 66(1), 66–75.

Huraerah, A. (2011). Pengorganisasian & pengembangan masyarakat. Bandung: Humaniora.

Iqbal, Z., & Suleman, A. (2010). Indonesia: Critical constraints for infrastructure development. Saudi Arabia: Islamic Development Bank.

Kementerian Dalam Negeri. (2007). Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2014). Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Kementerian Desa.

Kuncoro. (2010). Pembangunan pengawasan infrastruktur fisik dan non fisik. Jakarta: Erlangga.

Listyaningsih. (2014). Administrasi pembangunan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Murtiyanto, N. (2011). Partisipasi masyarakat. Diakses 14 Mei 2017, dari https://bagasaskara.wordpress.com/2011/10/12/partisipasi-masyarakat-teori-ringkas

Pratiwi, E. (2019). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa: Studi kasus di Desa Cikidang. Jurnal Pembangunan dan Kewirausahaan, 4(2), 145–158.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. New York: Simon & Schuster. https://doi.org/10.1145/358916.361990

Rahayu, M. D. (2018). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Sinarsari Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah.

Rahman, K. (2015). Pemberdayaan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi, 1(2), 189–199.

Riyadi, & Bratakusumah, D. S. (2005). Perencanaan pembangunan daerah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Siagian, S. P. (2005). Administrasi pembangunan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Siagian, S. P. (2005). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Solekhan, M. (2012). Penyelenggaraan pemerintahan desa. Malang: Setara Press.

Sugiman, S. (2018). Pemerintahan desa. Binamulia Hukum, 7(1), 82–95. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i1.16

Sugiyono. (2012). Metodologi penelitian administrasi dilengkapi dengan metode R&D. Bandung: Alfabeta.

Sule, E. T., & Saefullah, K. (2010). Pengantar manajemen (Edisi ke-1). Jakarta: Kencana.

Sumarto, H. S. (2003). Inovasi, partisipasi dan good governance. Bandung: Yayasan Obor Indonesia.

Supriyanto, S. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa: Tantangan dan solusi. Jurnal Pembangunan Desa, 10(2), 45–58.

Susantyo, B. (2007). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan di pedesaan: Telaahan atas tulisan David C. Korten. Sosio Informa: Kajian Permasalahan Sosial dan Usaha Kesejahteraan Sosial, 12(3). https://doi.org/10.33007/inf.v12i3.971

Theresia, A., et al. (2015). Pembangunan berbasis masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Ulyani, G. (2013). Badan penelitian dan pengembangan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Umar, H. (2004). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2025-08-26

How to Cite

Mastura Karateng, Bakri Bakri, & Burhanuddin Burhanuddin. (2025). Upaya Pemerintah Desa dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa X Kecamatan Y Kabupaten Z . Jurnal Hukum, Administrasi Publik Dan Negara, 2(5), 48–62. https://doi.org/10.62383/hukum.v2i5.589

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.