From Local Wisdom to Independent Tourism Villages : Analysis in the Perspective of Local Economic Empowerment

Authors

  • Cherly Wangkay Universitas Dr. Soetomo
  • Eny Haryati Universitas Dr. Soetomo
  • Amirul Mustofa Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.62383/hukum.v2i2.209

Keywords:

Cultural Management, Digital Technology, Local Economic Empowerment, Local Wisdom, Tourism Village

Abstract

This study analyzes the potential of local wisdom in the development of tourism villages in Indonesia, with a focus on local economic empowerment. Local wisdom, which includes traditions, culture, art, and social systems, is often not documented or utilized to its full potential in the tourism sector. Through a qualitative approach, this study explores how local wisdom can be used as the main attraction in the development of independent and sustainable tourism villages. Several tourist villages that have managed local wisdom effectively, such as Osing Village and Reog Village, are used as examples in this study. The findings show that although many villages have great cultural potential, many have not yet utilized digital technology in promoting their local wisdom. Better documentation and the use of technology such as digital platforms can increase the visibility of tourist villages and expand the market. In addition, local economic empowerment is achieved through the management of local wisdom that involves the community in all development processes. This study provides recommendations for strategies to optimize the utilization of local wisdom, including increased documentation, community involvement, and the use of digital technology, to create highly competitive tourist villages and make a real contribution to local economic empowerment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaliyah, A., Wulandari, C., & Putranti, I. R. (2023). Integrasi Nilai Tradisional Dan Aktivasi Digital Kelurahan Mendut. Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, 7(1).

Anshori, H. A. Al. (2023). Tantangan Pengembangan Desa Wisata di Indonesia. Insanwisata.

As’ari, R., & Hendriawan, N. (2016). Kajian Nilai Kearifan Lokal dalam Upacara Adat Hajat Sasih pada Masyarakat Adat Kampung Naga. Jurnal Geografi, 14(1).

Bangsawan, S., MS, M., Ahadiat, A., Ribhan, R., Kesumah, F. S. D., & Febrian, A. (2021). Pengembangan Desa Wisata melalui Pelatihan dan Pembinaan. Yumary : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.35912/yumary.v2i2.615

Damayanti, R., Rimawan, M., Alwi, A., Cahyati, I. P., & Sulistiyanti, I. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Potensi Lokal untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kelurahan Lelamase. Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4).

Fatman, Y., Srimurni, R. R., Nur, S., Mardiansyah, M. R., & Utami, A. F. (2024). Pembuatan Aplikasi Wisata Desa Berbasis Web Sebagai Unggulan Desa di Desa Bojongsari. Communnity Development Journal, 5(5).

Haryati, E. (2018). Pengembangan Ekonomi Lokal Yang Berorientasi Pada Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Timur. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 14(2). https://doi.org/10.24034/j25485024.y2010.v14.i2.286

Indriyani, Anisa, N., Sari, I., Minawar, & Andrianingsih, R. (2024). Pemanfaatan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Sains di Sekolah Dasar. JSES: Jurnal Sultra Elementary School, 5(1).

Januariawan, I. G. (2021). Belajar dari Kearifan Lokal Masyarakat Desa Penglipuran Bali. Kompasiana.

Khoerunisa, S. A., Hermawan, I., & Karomah, I. D. (2023). Menggali Kearifan Lokal Dalam Jejak Kebudayaan Desa Mukapayung Kecamatan Cililin. Proceedings Uin Sunan Gunung Djati Bandung, 3(6), 78–95.

Kompasiana. (2023). Permasalahan dan Tantangan Desa Wisata di Indonesia. Kompasiana.

Krisnawati, I. (2022). Eksplorasi Wisata Budaya Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Wisata Wates Jaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Destinesia : Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata, Vol.4(1).

Lanur, V. S. C., & Martini, E. (2015). Pengembangan Desa Wisata Wae Rebo Berdasarkan Kearifan Lokal. Jurnal Planesa, 6(2).

Mandhaputri, H. A., Aribowo, & Riasih, T. (2023). Pengembangan Ekonomi Lokal Sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat di Desa Karamatwangi. LINDAYASOS: Jurnal Ilmiah Perlindungan Dan Pemberdayaan Sosial, 5(2).

Marhaban, M. (2022). Ponorogo Kembali Ekspor 300 Ton Kunyit ke India. Jatim Times.

Maryani, P. D. (2021). Dampak Pengembangan Desa Wisata Wukirsari Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Lokal Tahun 2017-2018. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(2). https://doi.org/10.22146/jpt.58376

Marzora, A. V., & Tou, H. J. (2024). Dampak Desa Wisata Terhadap Ekonomi Masyarakat Nagari Pariangan. Journal Bung Hatta University, 1(3).

Masykur, F., Antarukmi, D., & Risfaula, E. (2017). IbM Smart E-Commerce UMKM Reog Ponorogo. Surya : Jurnal Seri Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1). https://doi.org/10.37150/jsu.v2i1.60

Nirmala, I. G. A. A. N., Subadra, I. N., & Putra, P. G. P. (2024). Dampak Pengembangan Desa Wisata Terhadap Lingkungan Sosial Budaya Dan Ekonomi Di Desa Wisata Penglipuran. Jurnal Daya Tarik Wisata (JDTW), 6(1).

Nisak, M. A., Komariah, S., & Wilodati, W. (2023). Kearifan Lokal Suku Osing: Kajian Budaya Sebagai Media Pembelajaran Sosiologi. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2). https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.434

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(1). https://doi.org/10.14710/gk.2018.3580

Nuranisa, N., Aprilia, A., Halimah, S. N., & Mandasari, M. (2023). Kepercayaan Masyarakat Adat dan Modernisasi di Kampung Naga Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2). https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i4.8088

Nurhayati, S., Zahrani, N. A., & Syahputra, R. (2023). Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7.

Nurjihan, R. S., & Nur, E. F. (2023). Peran Pasar Lokal Kampung Osing dalam Meningkatkan Perekonomian dan Budaya Desa Kemiren. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(2).

Patty, J. T., Alhamid, R., Ponto, I. S., Soselisa, P. S., Waisapy, J., Rahanra, I. Y., & Sakir, A. R. (2024). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Negeri Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Communnity Development Journal, 5(5).

Prasetyo, H., Irawati, N., & Satriawati, Z. (2023). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Pemasaran Desa Wisata. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(2). https://doi.org/10.32884/ideas.v9i2.1281

Pratiwi, W. D., & Prabandari, N. R. (2024). Dokumentasi Potensi Wisata di Desa Siangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Jurnal Sutramas, 4(1).

Prayogo, M. A. (2023). Strategi Digital Marketing Melalui Pengelolaan Media Sosial Di Balkondes Ngadiharjo Kabupaten Magelang. In Program Studi Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Ampta.

Putra, M. R. A., Aldiansyah, Prakoso, D. D., & Arsa, D. (2024). Implementasi Virtual Tour dalam Pengenalan Agrowisata pada Desa Ibru-Q dengan Menggunakan 3D Vista. Journal Of Comperhensive Science, 3(12). https://doi.org/10.1201/9781032622408-13

Putranto, A. B. A. (2019). Saat Osing dan Jerman Bertemu di Pelaminan. Kompas.

Rahmat, T., & Apriliani, D. (2023). Model Pengembangan Desa Wisata Berbasis Sustainability Tourism Dalam Perpsektif Green HRM. KarismaPro: Kajian & Riset Manajemen Profesional, 13(2). https://doi.org/10.53675/karismapro.v13i2.1073

Rodriguez-Pose, A., & Tijmstra, S. (2005). Local Economic Development as an Alternative Approach to Economic Development in Sub-Saharan Africa. : Department of Geographyand Environment.

Silooy, R., Haryono, H., & Imamah, N. (2020). Dampak Pengembangan Desa Wisata Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Wisata (Studi Pada Desa Pujonkidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang). Bharanomics, 1(1). https://doi.org/10.46821/bharanomicss.v1i1.15

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Sunarti, S., Damayanti, M., Esariti, L., Rahdriawan, M., & Medina, N. C. (2022). Tantangan Pengembangan Wisata Berdasarkan Dinamika Partisipasi Masyarakat Desa Montongsari, Kabupaten Kendal. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 18(4). https://doi.org/10.14710/pwk.v18i4.49740

Supriadi, & Warto. (2015). Regenerasi Seniman Reog Ponorogo untuk Mendukung Revitalisasi Seni PertunjukanTradisional dan Menunjang Pembangunan Industri Kreatif. Cakra Wisata, 16(1).

Susilo, J. H., Rahmawati, L. A., Mustofa, M., Abid, M. A., & Atmaja, D. S. (2024). Analisis Daya Saing Desa Wisata Di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Dimensi, 13(2).

Udayani, N. P. D., Dewi, N. D. U., & Widnyani, I. A. S. (2024). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Timpang. Jurnal Manajemen Publik & Kebijakan Publik (JMPKP), 6(4). https://doi.org/10.36085/jmpkp.v3i1.1408

Wiartha, G. M., Desak, N., Santi, M., Sucipta, I. M., Jata, I. W., Darmiati, M., & Pratama, I. W. A. (2024). Kolaborasi Pentahelix di Desa Wisata Keliki Budaya Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1).

Yanti, K. S., Yanti, N. W. O., Saputra, I. P. A., Anto, R., Sumarjiana, I. K. L., & Sartika, L. D. (2024). Makna Ngelebur dalam Upacara Ngaben pada Masyarakat Bali Aga di Desa Penglipuran, Bangli. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3). https://doi.org/10.54082/jupin.353

Yukbanyuwangi. (2025). Hanya di Desa Wisata Osing! Temukan Pesona Seni dan Kuliner Lokal. PT. Pratama Wisata Lintasnusa.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Cherly Wangkay, Eny Haryati, & Amirul Mustofa. (2025). From Local Wisdom to Independent Tourism Villages : Analysis in the Perspective of Local Economic Empowerment . Jurnal Hukum, Administrasi Publik Dan Negara, 2(2), 115–128. https://doi.org/10.62383/hukum.v2i2.209

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.