Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Alkani Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka

Authors

  • Mersiana Ari Tetik Universitas Timor
  • Yoakim Rembu Universitas Timor
  • Agustinus Longa Tiza Universitas Timor
  • Stefanus Bekun Universitas Timor

DOI:

https://doi.org/10.62383/studi.v2i4.719

Keywords:

Community Welfare, Farmer Group, Income, Modern Agriculture Technology, Role

Abstract

The focus of this study is to analyze how the position and role of farming communities contribute to increasing community income in Alkani Village, Wewiku Subdistrict, Malaka Regency. Using a qualitative research method covering research accuracy, focus, data sources, data collection techniques, and data analysis the study describes how farmer groups function as a platform for sharing agricultural information and improving economic outcomes. Findings show that these groups actively facilitate knowledge exchange by introducing modern technologies such as tractors and drip-irrigation systems, and by promoting digital marketing to expand market access. Farmer groups in Alkani Village also serve as regular discussion forums, holding monthly or needs-based meetings where members communicate, share experiences, and address agricultural challenges together. Through training, cooperation, and collective learning, farmer groups operate not only as centers for education but also as agricultural production units that strengthen the local farming sector. Their role in collaboration enhances solidarity among farmers, enabling them to support one another and work more efficiently. As a result, these groups significantly contribute to increasing farmers’ income and improving overall welfare. The study concludes that strengthening farmer groups is essential, recommending continued enhancement of training access, administrative capacity, and active participation from all members to ensure equitable benefits.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, A. (1982). Psikologi sosial. Bina Ilmu.

Aslidayanti. (2019). Peranan kelompok tani dalam peningkatan pendapatan usahatani cabai (Studi kasus di Desa Abbatireng Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo). Jurnal Perbal, 7(2). http://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/article/view/1227

Dekasari. (2016). Pemberdayaan petani dalam meningkatkan ketahanan pangan di Desa Sambiroto Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi. Jurnal Analisa Sosiologi, 5(1). https://doi.org/10.20961/jas.v5i1.18106

Friedman, M. (2007). Teori konsumsi makro. PT Raja Grafindo Persada.

GBHN. (1993). Tentang penyelenggaraan negara.

Harnanto. (2019). Dasar-dasar akuntansi (Edisi 1). (Penerbit tidak tercantum).

Hasibuan, M. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Kartikahadi, H., dkk. (2012). Akuntansi keuangan berdasarkan SAK berbasis IFRS (Jilid 1). Salemba Empat.

Kusnadi. (2002). Konflik sosial nelayan: Kemiskinan dan perebutan sumber daya perikanan. LKis.

Mardikanto, T. (1993). Penyuluhan pembangunan pertanian. UNS Press.

Miles, M. B., & Huberman, M. (1984). Analisis data kualitatif. Universitas Indonesia Press.

Mosher, A. T. (2002). Menggerakkan dan membangun pertanian. Bumi Aksara.

Narwoko, J. D., & Suyanto, B. (2010). Sosiologi: Teks pengantar dan terapan (Edisi 3). Prenada Media Group.

Pushluhtan. (2002). Dinamika kelompok tani. Bumi Aksara.

Riyadi, D. S. (2002). Pengembangan wilayah: Teori dan konsep dasar dalam pengembangan wilayah dan otonomi daerah. P2KTPW-BPPT.

Roho, B. (2007). Teori sosiologi modern. Prestasi Pustaka.

Santi, Hamzah, & Jayadisastra. (2024). Pemberdayaan petani melalui peran kelompok tani padi sawah di Kelurahan Baruga Kecamatan Baruga. Jurnal Ilmu Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat, 4(3). https://doi.org/10.56189/jippm.v4i3.30

Siswanto. (2017). Pengantar manajemen. Bumi Aksara.

Soekanto, S. (2002). Sosiologi suatu pengantar. PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 33 ayat (3) tentang Kekayaan Alam.

Williams, D. (1995). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Rosda.

Downloads

Published

2025-11-19

How to Cite

Mersiana Ari Tetik, Yoakim Rembu, Agustinus Longa Tiza, & Stefanus Bekun. (2025). Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Alkani Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Studi Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 26–37. https://doi.org/10.62383/studi.v2i4.719

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.