Peran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Angkutan Umum Transportasi Bus Antar Kota dalam Provinsi (AKDP)

Authors

  • Amalia Indah Savitri Universitas Negeri Surabaya
  • Debby Febriyan Eprilianto Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Farid Ma’ruf Universitas Negeri Surabaya
  • Revienda Anita Fitrie Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.62383/hukum.v3i1.926

Keywords:

AKDP Buses, Government Role, Minimum Service Standards, Policy Supervision, Quality of Public Services

Abstract

This study aims to analyse the role of the East Java Provincial Transportation Agency in improving the quality of inter-city bus transportation services within the province (AKDP) based on Soekanto's role theory (in Solahudin et al, 2022), which is reviewed using three indicators: regulatory role, service role, and supervisory role. The research employed a qualitative research method with techniques of interviews, observation, and documentation of the Transportation Agency, Organda, PO owners, drivers and conductors, as well as passengers at Bungurasih Terminal. The results of the study show that in terms of regulation, the Transportation Agency has established tariff policies and Minimum Service Standards (SPM), but these have not functioned optimally as operational guidelines, as reflected in the low transparency of tariff information and the varying quality of the fleet. In terms of service, although safety inspection procedures and service facilities are available, the quality of safety, comfort, terminal facilities, as well as access to information and complaint mechanisms have not been consistently felt by users. In terms of supervision, tariff compliance control and SPM implementation remain weak and tend to be tolerant of irregularities. The main findings indicate a serious gap between normative standards and field practices, resulting in standards losing their coercive power as quality guarantors. Therefore, this study recommends strengthening the enforcement of standards in a firm and consistent manner, increasing the transparency of service and tariff information, and conducting supervision that is oriented towards tangible results for the community.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angow, F. O. (2018). Implementasi kebijakan pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik.

Bura, F. A., Mantiri, J., & Siwi, M. C. (2023). Pemerintahan daerah (M. Rantung & T. Pangalila, Eds.; Cetakan pertama). Eureka Media Aksara.

Chen, M., & Li, C. (2024). Evolutionary game and simulation study of public transport under government incentive and punishment mechanism. PLoS ONE, 19(10). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0311286

Damanik, K. A., & Bedasari, H. (2024). Peran Dinas Perhubungan dalam pelayanan angkutan kota Trans Metro di Kota Pekanbaru. HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation, 1(2), 391–401.

Dewi, C. P., & Larasati, E. (2023). Inovasi pelayanan transportasi publik BRT (Bus Rapid Transit) Trans Semarang oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang. Universitas Diponegoro.

Duranton, G. (2015). Roads and trade in India: Economics of transport infrastructure. The World Bank Economic Review, 29(2), 1–20.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek.

Kristyowati, R. (2024). Evaluasi inovasi pelayanan program Suroboyo Bus dalam mewujudkan transportasi publik berkelanjutan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 4(5).

Luthfiyyah, P. H. D., Yuningsih, N. Y., & Afrilia, U. A. (2024). Kualitas pelayanan transportasi publik Bus Rapid Transit (BRT) melalui Biskita Trans Pakuan Kota Bogor tahun 2022. Jurnal Administrasi Pemerintahan (Janitra), 4(1), 21–30.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (2023). Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 21 Tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Umum Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Prasetyo, A., & Hidayat, R. (2021). Analisis tanggung jawab dan fungsi pengawasan Dinas Perhubungan. Jurnal Transportasi Modern.

Ramadani, R., & Ma’ruf, M. F. (2021). Peran camat dalam pembinaan dan pengawasan administrasi pemerintahan desa. Publika, 9(2), 1–10.

Rizqi, L. N., Novaria, R., & Murti, I. (2023). Kualitas pelayanan Bus Trans Jatim terhadap kepuasan masyarakat. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 2(1), 286–302. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i1.887

Sa’diah, E. H., Mardiah, D., Aini, M., Hanifan, & Apriliani, A. (2024). Kualitas pelayanan transportasi publik. Karimah Tauhid, 3(2).

Solahudin, D. S., Sagita, N. I., & Sutisna, J. (2022). Optimalisasi peran litbang dalam mewujudkan kegiatan litbang satu pintu di Kota Bandung.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suprianto. (2020). Fungsi pemerintah dalam pelayanan publik (kasus pengujian kendaraan bermotor pada UPTD Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Kampar). JOM FISIP, 1(2).

Syafira, A. (2022). Peran Dinas Perhubungan Kota Medan dalam pengawasan transportasi umum rute Marelan–Amplas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum (JIMHUM), 2(1), 1–20.

Tamara, Q. (2025). Peran Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi umum Trans Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta].

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Yulaicho, M. A. R. (2022). Peran Dinas Perhubungan dalam mengoptimalisasikan fungsi pengelolaan trayek angkutan kota lyn di Terminal Intermoda Joyoboyo Kota Surabaya [Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur].

Downloads

Published

2026-02-03

How to Cite

Amalia Indah Savitri, Debby Febriyan Eprilianto, Muhammad Farid Ma’ruf, & Revienda Anita Fitrie. (2026). Peran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Angkutan Umum Transportasi Bus Antar Kota dalam Provinsi (AKDP) . Jurnal Hukum, Administrasi Publik Dan Negara, 3(1), 222–236. https://doi.org/10.62383/hukum.v3i1.926

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.