Analisis Formulasi Nugget Berbahan Dasar Kacang Hijau dan Daging Ayam Berdasarkan Uji Organoleptik
DOI:
https://doi.org/10.62383/tamasya.v3i3.1222Keywords:
ANOVA Results, Chicken Meat, Mung Bean, Nugget, Sensory TestAbstract
This study aimed to analyze the production of nuggets using mung beans and chicken meat as base ingredients by evaluating organoleptic test results and assessing business viability. Two mixture formulations were used: Mixture A (80% mung beans and 20% chicken meat) and Mixture B (50% mung beans and 50% chicken meat). Organoleptic testing involved 30 semi-trained panelists who evaluated attributes such as color, aroma, taste, and texture, as well as overall acceptability. Data were analyzed using One-Way ANOVA at a 5% significance level. The results indicated that Formulation B was preferred overall, achieving mean scores of 5.00 for color, 6.17 for taste, 5.67 for texture, and 5.49 for overall acceptability. Meanwhile, Formulation A received the highest score for aroma (5.40). Statistical analysis revealed a significant difference in the taste attribute (p = 0.035), whereas no significant differences were found regarding color, aroma, texture, or overall acceptability. Business feasibility analysis showed ingredient costs of Rp39,345.00, with production costs of Rp29,303.00 for frozen nuggets and Rp15,576.50 for fried nuggets. Based on the organoleptic test results and business feasibility assessment, Formulation B is the most recommended formula for further development.
Downloads
References
Agustin, W. A., Saati, E. A., & Siskawardani, D.D. (2024). Inovasi pembuatan produk nugget analog berbahan dasar tempe dan jantung pisang kepok sebagai alternatif sumber protein dan serat. Food technology and halal science journal, 6(2).
Aliyah, H. M., Andriyani, & Lusida, N. (2025). Analisis pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap risiko obesitas pada kalangan remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI).
Andja, S. (2024). Literature review: Asupan gula, garam, dan lemak dengan kejadian obesitas. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan.
Andriyono, S., Hasanah, U., Pujiastuti, D.Y., & Hidayati, N. V. (2024). Analisis proksimat dan uji organoleptik biskuit pada (Sonneratia caseolaris) sebagai sumber pangan alternatif. Journal of Aquatropica Asia, 10(1).
Astiana,R., & Adlan, D. (2025). Strtegi bisnis produk diversifikasi pangan lokal: Muffin tape singkong. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
Aulia, A.N. (2025). Strategi implementasi diversifikasi produk pangan lokal sebagai upaya eksplorasi alternatif pangan di Kabupaten Jember. Jurnal Bisnis Tani.
Awaluddin, S. P. (2022). Pelatihan produksi dan pemasaran produk nugget nabati unttuk membentuk wirausaha baru di Bonto Langkasa Kabupaten Pangkep. Jurnal Pengabdian UNDIKMA. 3(2), 221-232.
Darmawan, D. (2026). Modern lifestyle and dynamics of ready to eat food consumption. PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi.
Dhiba, F. (2025). Makanan ultra-proses, inovasi dalam indstri makanan modern. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan.
Fadhilah, A. H. (2025). Konsumsi fast food sebagai faktor risiko ksehatan terkait obesitas dan sindrom metabolik pada remaja. Jurnal Ilmiah Multidisiplin.
Hadi Kusumah, S. (2022). Isolasi protein kacang merah dan kacang hijau menggunakan metode asam basa dikombinasikan dengan proses enzimatis. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 32(2), 157-168.
Islam, M. R., & Sim, N. (2021). Education and food consumption patterns: Quasiexperimental evidence from indonesia.
Kristianto, A. F. (2025). Konsumsi makanan cepat saji dan obesitas pada remaja: Studi di SMAK Kolase Santo Yusuf Malang. Tarumanagara Medical Journal.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Nair, R. M. (2023). Nutrition and health benefits of mung bean (Vigna radiata L): A review. Legume Science, 5(1), e171.
Novia, R. (2022). Pengembangan produk Ready to Use Therapeutic Food (RUTF) berbentuk bar berbahan kacang hijau, serealia, dan minyak nabati. Media Gizi Indonesia, 17(1), 21-32.
Nurjanah, N. (2023). Pengaruh formulasi bahan terhadap karakteristik organoleptik dan mutu produk pangan olahan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 34(1),45-54.
Pangesti, R. i. & Ratnaningsih, N. (2023). Substitusi tepung kacang hijau pada pengembangan produkmuffin sebagai hidangan berbuka puasa. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 17(1).
Putri, D.A., & Kusnandar, F. (2022). Diversifikasi produk pangan berbasis kacang hijau sebagai upaya pengembangan pangan fungsional. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 10(3), 145-154.
Sari, D. P., Nurhayati, N., & Rahmawati, E. (2023). Perkembangan industri frozen food dan perubahan perilaku konsumen pada produk pangan praktis di indonesia. Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan, 4(2), 85-94.
Setiadi, I. (2023). Analisa kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dengan makanan organik. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara.
Sudarto. (2024). Pengembangan produk olahan berbasis umbi-umbian lokal untuk diversifikasi pangan. Jurnal Xperimen.
Sutendi, D. (2024). Diversifikasi konsumsi pangan pokok berbasis potensi lokal sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Banyumas. IDEI: Jurnal Ekonomi & Bisnis.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiman, S., & Suroto, A (2024). Innovation in processing binahong leaves into crispy bina bite brownise to create small home industry businesses, an international journal tourism ad community review. Vol 1 no 4 hlm. 01-09. DOI: 10.69697/tourcom. Vli4.185.




