Strategi Mitigasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Penanggulangan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bintan Tahun 2024

Authors

  • Tito Raman Dhanni Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Rudi Subiyakto Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Ardi Putra Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i3.550

Keywords:

Mitigation Strategy, Regional Disaster Management Agency, Disaster Management, Extreme Weather, Bintan Regency

Abstract

Extreme weather events in Bintan Regency increased from 34 incidents in 2023 to 45 incidents in 2024, marked by strong winds and heavy rainfall, which caused damage to residential homes and disrupted community activities. This study aims to determine the mitigation strategies of the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Bintan Regency. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The study is based on Fred R. David’s theory (2016). The results of this study show that the Strategy Formulation has been fully implemented in formulating the vision and mission of BPBD Bintan regarding disaster mitigation. However, the identification of internal and external environments has not been optimal due to issues such as the wide geographical coverage of Bintan Regency and the lack of transportation facilities. The Strategy Implementation indicates that the execution by BPBD Bintan is not yet fully optimal, as some community members have not received the planned activities. The Strategy Evaluation shows that BPBD Bintan's performance has been optimal, as evidenced by the Government Institution Performance Report (LAKIP), which states that the agency has achieved 100% of its service targets for those who received services. However, field findings reveal that community understanding and preparedness are still lacking due to the absence of outreach and training programs, which are hindered by factors such as the unestablished Disaster-Resilient Villages (Destana/Katana). Nevertheless, the community perceives BPBD Bintan’s response in providing aid during disasters as satisfactory.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan. (2021). Rencana strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan tahun 2021–2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan. (2024). Laporan akuntabilitas kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan tahun 2024.

David, F. R. (2016). Manajemen strategik: Suatu pendekatan keunggulan bersaing (Edisi ke-15). Penerbit Salemba Empat.

Dewi Diana Parawata, E. (2024). Pengelolaan sumber daya dan mitigasi bencana di kawasan pesisir eduwisata. PT Literasi Nusantara Abadi Grup.

Fadhallah. (2021). Wawancara. UNJ Press.

Fadhli, A. (2019). Mitigasi bencana. Penerbit Gava Media.

Hidayah, A. (2021). Kajian kesesuaian lahan terhadap bencana hidrometeorologi di Pulau Bengkalis. Universitas Islam Riau.

Kamasuta. (2020). Mitigasi bencana longsor dan banjir bandang berbasis kearifan lokal masyarakat Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara [Tesis, Universitas Muhammadiyah Mataram]. Universitas Muhammadiyah Mataram. https://doi.org/10.1016/j.jnc.2020.125798

Pemerintah Kabupaten Bintan. (2021). Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Bintan tahun 2021–2026.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (2022). Kajian risiko bencana Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022–2026.

Peraturan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyediaan dan Penyebarluasan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem.

Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko.

Rahcmawati, F., & Choiriyah, I. U. (2024). Strategi penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Sidoarjo. Journal of Governance and Policy, 6(1), 51–62.

Ramadhani, F. P., & Hubeis, A. V. S. (2020). Analisis gender dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (JSKPM), 4(2), 155–166.

Satibi, I. (2021). Manajemen stratejik: Lingkup kajian, teori, metodologi, dan teknik analisa data (F. Najitama, Ed.). Pustaka Ilmu.

Subagyo, T. (2023, Februari 27). BMKG: Cuaca buruk di Serasan Natuna disebabkan fenomena Borneo Vortex. Antaranews. https://www.antaranews.com/berita/3429375/bmkg-cuaca-buruk-di-serasan-natuna-disebabkan-fenomena-borneo-vortex

Sularso, Octavianus, & Suryono. (2021). Mitigasi risiko bencana banjir di Manado. Jurnal Spasial, 8(2), 267–274.

Sulistiyo, U. (2023). Metode penelitian kualitatif. PT Salim Media Indonesia.

Thian, A. (2023). Manajemen strategi (G. Irawan, Ed.). Penerbit Cahaya Harapan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Widowati, H. (2024a, Maret 12). Apa itu cuaca ekstrem? Ini faktor-faktor penyebabnya. Katadata Green. https://green.katadata.co.id/berita/65f07a3ac1047/apa-itu-cuaca-ekstrem-ini-faktor-faktor-penyebabnya

Widowati, H. (2024b). Apa itu cuaca ekstrem? Ini faktor penyebabnya. Katadata Green.

Downloads

Published

2025-08-12

How to Cite

Tito Raman Dhanni, Rudi Subiyakto, & Ardi Putra. (2025). Strategi Mitigasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Penanggulangan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bintan Tahun 2024. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik Dan Kebijakan Negara, 2(3), 234–249. https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i3.550

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.