Menjaga Kedaulatan Laut Natuna: Diplomasi Pertahanan Indonesia dalam Menghadapi Tekanan Tiongkok

Authors

  • Sandrina Dewi Universitas Hasanuddin
  • Wira Atman Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i3.492

Keywords:

Defense Diplomacy, Natuna Sea, National Security, nine-dash line, Geopolitics

Abstract

The North Natuna Sea is an area of strategic importance to Indonesia, both in terms of national security and economy. Legally, this area is part of Indonesia’s Exclusive Zone (EEZ), but China’s unilateral claim to most of this area through the nine-dash line has created tension in the region. Indonesia faces a major challenge to safeguard the sovereignity of this region by using various strategies, one of which is defense diplomacy. This article aims to explore how Indonesia utilizes defense diplomacy in maintaining stability in the Natuna Sea, as well as to analyze the challenges faced and the effectiveness of this approach. The results show that Indonesia’s defense diplomacy can maintain stability, but is still plagued by a number of challenges, including limited resources and the influence of major powers such as China.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Diplomasi dan kedaulatan di Laut China Selatan. (2024, November 16). ANTARA News. https://m.antaranews.com/berita/4471313/diplomasi-dan-kedaulatan-di-laut-china-selatan

Hanafiah, E. A. (2024). Strategi diplomasi pertahanan Indonesia dalam menghadapi ancaman China Coast Guard di Laut Natuna Utara. Syntac Imperatif.

Indonesia, B. K. (2020). Laporan akhir tahun: Dinamika keamanan laut Indonesia 2019–2020. Jakarta: Bakamla RI.

Indonesia, K. P. (2024). Indonesia sebagai negara kepulauan mencanangkan sebagai poros maritim. Jakarta: Balitbang Kemhan RI.

Indonesia. (2022). Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2022 tentang Rencana Zonasi Kawasan Antar Wilayah Laut Natuna–Natuna Utara. Jakarta: Pemerintah Indonesia.

Kemhan, P. S. (2024, July 8). RI tingkatkan kekuatan di Natuna Utara antisipasi kemungkinan terburuk. ANTARA News. https://m.antaranews.com/amp/berita/4187460/ri-tingkatkan-kekuatan-di-natuna-utara-antisipasi-kemungkinan-terburuk

Nurcahyani, S., & Nurhuda, A. (2021). Diplomasi multilateral dalam strategi pertahanan Laut Natuna Utara. Jurnal Hubungan Internasional.

Peran diplomasi maritim Indonesia sebagai poros maritim dunia. (2020). Jurnal Amandemen.

RI, B. K. (2024). Analisis kebijakan pertahanan pulau-pulau besar untuk mendukung poros maritim. Jakarta: Balitbang Kemhan RI.

RI, K. P. (2021). Laporan peningkatan infrastruktur militer di Natuna. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

RI, K. P. (2023a). Laporan kerja sama pertahanan Indonesia dengan mitra strategis (AS, Jepang, Australia). Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

RI, K. P. (2023b). Laporan patroli dan pengawasan Laut Natuna oleh TNI AL. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

RI, K. P. (2024). Laporan modernisasi alutsista dan peningkatan kapasitas TNI AL di Natuna. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

Rianda, E. A., & Lestari, N. (2022). Analisis strategi pertahanan laut outward looking guna melindungi kedaulatan di Laut Natuna Utara. Jurnal Studi Hubungan Internasional.

Ryacudu, R. (2020). Diplomasi pertahanan Indonesia dalam konflik Laut Natuna. Jurnal Ilmiah Pertahanan.

Studi kerja sama keamanan maritim ASEAN dan diplomasi maritim Indonesia. (2022). Jurnal Keamanan Regional.

Tarumingkeng, R. C. (2023). Dinamika geopolitik Laut Natuna: Tantangan dan peluang strategis. Jurnal X.

Zaman, A. S. (2020, June). Diplomasi maritim Indonesia dalam menjaga kedaulatan di Kepulauan Natuna. Jakarta.

Downloads

Published

2025-07-03

How to Cite

Sandrina Dewi, & Wira Atman. (2025). Menjaga Kedaulatan Laut Natuna: Diplomasi Pertahanan Indonesia dalam Menghadapi Tekanan Tiongkok. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik Dan Kebijakan Negara, 2(3), 156–173. https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i3.492

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.