Maladministrasi dalam Penyaluran Bantuan Sosial Akibat Ketidaktepatan Data Penerima di Dinas Sosial Kota Gorontalo: Kajian Hukum Administrasi Negara

Authors

  • Raihan A. Hanasi Universitas Negeri Gorontalo
  • Nadia Putri Zakaria Universitas Negeri Gorontalo
  • Nadia Sawali Universitas Negeri Gorontalo
  • Susanti Abdullah Universitas Negeri Gorontalo
  • Nia Rahmadani Bangko Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.62383/komunikasi.v3i3.1043

Keywords:

Beneficiary Data, Gorontalo Social Service, Maladministration, Social Assistance, State Administrative Law

Abstract

This study examines the issue of maladministration in the distribution of social assistance that occurred in Padebuolo Village, Gorontalo City, involving two elderly citizens with visual impairment named Aisyah Katili and Hapisah Katili. These two citizens, who should have been registered as priority recipients in the social welfare data system, failed to receive their rightful assistance for a considerable period, allegedly due to data manipulation and misconduct by certain village-level officials. This study employs a normative-empirical approach by analyzing the case from the perspective of State Administrative Law, particularly regarding the principles of maladministration, general principles of good governance, and the mechanisms for protecting the rights of social assistance beneficiaries. The findings indicate that the actions or negligence causing the cessation of social assistance distribution to these vulnerable groups fulfill the elements of maladministration as regulated under Law Number 25 of 2009 on Public Services and Law Number 37 of 2008 on the Ombudsman of the Republic of Indonesia. This research recommends comprehensive reform of beneficiary data governance, strengthening internal supervisory mechanisms at every level of government, and enforcement of both administrative and criminal sanctions against officials proven to have committed irregularities in social assistance management.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2020). Pedoman audit investigatif program bantuan sosial. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2018). Kajian efektivitas pemutakhiran basis data terpadu (BDT) program penanggulangan kemiskinan. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Hadjon, P. M. (2011). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Harahap, M. Y. (2016). Hukum acara perdata: Gugatan, persidangan, penyitaan, pembuktian, dan putusan pengadilan. Sinar Grafika.

Indroharto. (1993). Usaha memahami undang-undang tentang peradilan tata usaha negara. Pustaka Sinar Harapan.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. (2019). Laporan tahunan pemenuhan hak penyandang disabilitas. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.

Marbun, S. F. (2012). Peradilan administrasi negara dan upaya administrasi di Indonesia. FH UII Press.

Martini, R. (2014). Politik pemerintahan daerah dan birokrasi. Universitas Diponegoro Press.

Ombudsman Republik Indonesia. (2021). Laporan tahunan Ombudsman RI: Potret maladministrasi di Indonesia. Ombudsman Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai.

Prasetyo, A., & Wahyudi, H. (2019). Efektivitas program bantuan sosial dan ketepatan sasaran: Studi atas DTKS. Jurnal Kebijakan Sosial Indonesia, 7(2), 112–130.

Ridwan HR. (2006). Hukum administrasi negara. RajaGrafindo Persada.

Santoso, T. (2012). Hukum pidana korupsi. Rajawali Pers.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2003). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. RajaGrafindo Persada.

Tjandra, W. R. (2008). Hukum administrasi negara. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Tribun Gorontalo. (2026, February 9). 2 nenek tunanetra di Gorontalo mengeluh bansos terhenti, lurah Padebuolo duga ulah oknum aparat. TribunGorontalo.com. https://gorontalo.tribunnews.com

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on the Rights of Persons with Disabilities (Konvensi mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas).

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Wiyono, R. (2010). Hukum acara peradilan tata usaha negara. Sinar Grafika.

Downloads

Published

2026-06-11

How to Cite

Raihan A. Hanasi, Nadia Putri Zakaria, Nadia Sawali, Susanti Abdullah, & Nia Rahmadani Bangko. (2026). Maladministrasi dalam Penyaluran Bantuan Sosial Akibat Ketidaktepatan Data Penerima di Dinas Sosial Kota Gorontalo: Kajian Hukum Administrasi Negara. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik Dan Kebijakan Negara, 3(3), 01–13. https://doi.org/10.62383/komunikasi.v3i3.1043

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.