Strategi Social Media Marketing Kopi Kamu dalam Membangun Brand awareness Inklusif di Instagram

Authors

  • Muhammad Sadam Wiguna Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Oktaviana Purnamasari Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/kajian.v3i2.1053

Keywords:

Brand Awareness, Down Syndrome, Inclusive Marketing, Instagram, Social Media Marketing

Abstract

This article discusses the social media marketing strategy implemented by Kopi Kamu on Instagram to build brand awareness through an inclusive employment identity involving baristas with Down syndrome. The study was developed from a qualitative case study that used interviews, observation, and documentation to examine planning, implementation, integrated communication, and social media integration in the organization. The findings show that Kopi Kamu utilizes Instagram feeds, reels, stories, highlights, consumer interactions, influencer collaboration, and paid boosting to introduce its products and social mission. The inclusive positioning becomes a distinctive brand cue that strengthens recognition, recall, purchase consideration, and consumer consumption experience. However, the strategy still faces limitations related to content consistency, platform diversification, and public misunderstanding regarding disability exploitation. The article argues that inclusive social media marketing can become a meaningful communication strategy when it is supported by transparent storytelling, service quality, local product narratives, and sustained engagement with consumers. The implication is that food and beverage businesses can integrate commercial objectives and social values without reducing the dignity of workers with disabilities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press. https://doi.org/10.31219/osf.io/juwxn

Charismana, D. S., Retnawati, H., & Dhewantoro, H. N. S. (2022). Motivasi belajar dan prestasi belajar pada mata pelajaran PPKn di Indonesia: Kajian analisis meta. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 9(2), 99–113. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i2.18333

Dewi, A., & Ratu, A. (2022). Pengaruh komunikasi pemasaran terhadap kesadaran merek pada PT Fuchs Indonesia. Jurnal Bisnis dan Pemasaran, 12, 1–6.

Hafiz, A. R., & Setiawan, J. H. (2024). Penyandang disabilitas di Kopi Difabis. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 14–22. https://doi.org/10.31602/jm.v7i1.14411

Hakim, H. I., Ohorella, N. R., & Prihantoro, E. (2022). Strategi komunikasi pemasaran Angkringan Khulo melalui media sosial Instagram. Mukasi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 111–122. https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i2.802

Hermawati, A. (2023). Pengaruh penanganan keluhan, komunikasi pemasaran, dan kepercayaan terhadap loyalitas. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital, 1(1), 14–28. https://doi.org/10.38035/jmpd.v1i1.18

Marhaki, R., Purwanto, E., & Prabawa, S. T. (2023). Pengaruh kesadaran merek, harga, dan lokasi terhadap keputusan pembelian kopi: Studi kasus pada konsumen Kedai Kopi Azhar. Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis, 14(1), 1–14. https://doi.org/10.58890/jkb.v14i1.21

Nasrullah, R. (2021). Manajemen komunikasi digital: Perencanaan, aktivitas, dan evaluasi. Prenadamedia Group.

Paramitha, H., & Doho, Y. D. B. (2021). Pengaruh konten Instagram Ads @Luxebarbershop terhadap peningkatan brand awareness. Journal of Research on Business and Tourism, 1(2), 119–129. https://doi.org/10.37535/104001220213

Purwanto, A. (2024, August 15). Mengapa kafe dan kedai kopi kian marak di Indonesia. Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/riset/2024/08/15/mengapa-kafe-dan-kedai-kopi-kian-marak-di-indonesia

Quesenberry, K. A. (2019). Social media strategy: Marketing, advertising, and public relations in the consumer revolution. Rowman & Littlefield. https://doi.org/10.5040/9798216424673

Rachmawaty, A. (2021). Strategi marketing menggunakan Instagram: Studi kasus Sapinesia. ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis, 7(1), 39–51. https://doi.org/10.38204/atrabis.v7i1.565

Rahmatika, R. A. (2022). Exploring marketing strategies of deaf employing coffee shops in the Great Jakarta: Study of Sunyi Coffee and Difabis Coffee. J-MAS: Jurnal Manajemen dan Sains, 7(2), 668–676. https://doi.org/10.33087/jmas.v7i2.533

Rizky, N., & Setiawati, S. D. (2020). Penggunaan media sosial Instagram Haloa Cafe. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(2), 177–190. https://doi.org/10.15642/jik.2020.10.2.177-190

Saidi, S. A., Asnawi, R. A., & Huwae, V. E. (2023). Peran citra merek dan kesadaran merek sebagai mediasi pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian pada Kopi Tuni Maluku. Amal: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(1), 42–58. https://doi.org/10.33477/eksy.v5i01.5477

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tiofani, K., & Widyanti, N. N. W. (2024, May 16). Ini kafe dengan barista Down syndrome pertama di Jakarta Selatan. Kompas.com. https://www.kompas.com/food/read/2024/05/16/143600575/ini-kafe-dengan-barista-down-syndrome-pertama-di-jakarta-selatan

Utoyo, G. N. P. M., Mustofa, K. A., & Y. L. (2023). Kualitas pelayanan Difabis Coffee & Tea terhadap kepuasan pelanggan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 1–23.

Wardhana, A. (2022). Brand marketing: The art of branding. CV. Media Sains Indonesia.

Wilinny, W., Halim, C., Sutarno, S., Nugroho, N., & Hutabarat, F. A. M. (2019). Analisis komunikasi di PT Asuransi Buana Independent Medan. Jurnal Ilmiah Simantek, 3(1), 1–6.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Muhammad Sadam Wiguna, & Oktaviana Purnamasari. (2026). Strategi Social Media Marketing Kopi Kamu dalam Membangun Brand awareness Inklusif di Instagram. Kajian Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 3(2), 102–115. https://doi.org/10.62383/kajian.v3i2.1053

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.