Peran Bank Sampah dalam Implementasi Program “Semarang Bersih”
(Studi Kasus Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Menuju Kota Berkelanjutan)
DOI:
https://doi.org/10.62383/dialogika.v1i3.497Keywords:
SDGs, Semarang Bersih, Waste Bank, Waste Management, Zero WasteAbstract
The problem of waste management in Indonesia is increasingly pressing, with more than 11.3 million tons of waste unmanaged each year. Semarang City, which produces 1,300 tons of waste per day, faces similar challenges with suboptimal waste collection rates. In response to this crisis, the Semarang City Government launched the “Clean Semarang” program with a zero waste approach by strengthening more than 150 community-based waste banks. This study uses a qualitative case study approach to analyze the implementation of the program, the role of waste banks, management challenges, and their contribution to SDGs 11.6 and 12.5. The results show that waste banks play a role in environmental education, reducing waste to landfills, economic empowerment, and cross-sector collaboration. However, unequal community participation, limited infrastructure, and policy barriers remain challenges. This program has proven to be relevant in encouraging sustainable waste management and can be a model for replication in other cities.
Downloads
References
Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2024). Laporan penelitian pengelolaan sampah nasional. Jakarta: BRIN.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. (2024). Data pengelolaan sampah Kota Semarang tahun 2024. Semarang: Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang.
Iskandar, D. (2021). Strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di kawasan perkotaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 156–168. https://doi.org/10.14710/jil.19.2.156-168
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2023. Jakarta: KLHK.
Kusumawati, L., & Santosa, B. (2020). Efektivitas kebijakan bank sampah dalam pengurangan sampah rumah tangga. Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik, 24(1), 34–45. https://doi.org/10.22146/jkap.12345
Mardiyanto, A., & Nurhasanah, E. (2022). Partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah berbasis RW. Jurnal Pembangunan Kota Berkelanjutan, 5(2), 45–54.
Pemerintah Kota Semarang. (2023). Program Semarang Bersih: Laporan tahunan. Semarang: Pemerintah Kota Semarang.
Prasetyo, Y. T., & Lestari, D. (2021). Implementasi 3R dalam pengelolaan sampah domestik di kota metropolitan. Jurnal Teknik Lingkungan, 10(3), 209–217. https://doi.org/10.31289/jtl.v10i3.9876
Putri, A. D., & Ramadhan, T. (2023). Pengaruh kesadaran lingkungan terhadap perilaku pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 8(1), 88–96.
Rahardjo, S. (2020). Model kolaborasi pemerintah dan swasta dalam pengelolaan sampah perkotaan. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 7(4), 101–115.
Rahmawati, L., & Yusuf, M. (2022). Analisis efektivitas program pengelolaan sampah berbasis digital di wilayah perkotaan. Jurnal Inovasi Pelayanan Publik, 4(2), 63–72.
Susanti, R., & Nugroho, A. (2020). Peran edukasi lingkungan dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(1), 21–30.
UNEP. (2021). From pollution to solution: A global assessment of marine litter and plastic pollution. Nairobi: United Nations Environment Programme. https://www.unep.org/resources/pollution-solution
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. New York, NY: United Nations.
Yuliana, R., & Sari, M. (2023). Tantangan dan solusi dalam implementasi kebijakan zero waste di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 6(2), 121–132.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dialogika : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


