Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Hutan Bambu Zona 2 Bekasi

Authors

  • Emersiana Putri Talo Universitas Bina Sarana Informatika
  • Dyah Mustika Wardhani Universitas Bina Sarana Informatika
  • Gilang Fahreza Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.62383/tamasya.v3i2.1178

Keywords:

Accessibility, Amenities, Ancillary Services, Attraction, Bekasi Bamboo Forest Zone 2

Abstract

Tourism plays an important role in regional development, requiring sustainable strategies to improve destination management. Hutan Bambu Zona 2 Bekasi is a natural tourism destination with considerable potential but still faces challenges related to facilities, environmental cleanliness, and destination management. This study aims to analyze the destination based on the components of Attraction, Accessibility, Amenities, and Ancillary Services (4A) and to provide recommendations for destination development. This study employed a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that Hutan Bambu Zona 2 Bekasi has strong natural Attractions, relatively good Accessibility, and adequate supporting services. However, several issues remain, including limited facilities, suboptimal river cleanliness, and insufficient visitor information. The recommended development efforts focus on improving tourism facilities, strengthening digital promotion, enhancing stakeholder collaboration, and implementing sustainable environmental management. The findings are expected to support destination managers and local governments in improving the quality, competitiveness, and sustainability of Hutan Bambu Zona 2 Bekasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azzahra, S. R., Octaviani, A., & Dewi, P. (2023). Pengalaman informasi pengguna akun Autobase Twitter @Sbmptnfess sebagai sumber informasi bagi calon mahasiswa. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 12(2). https://doi.org/10.14710/jip.v12i2.109-124

Delamartha, A. H., Yudana, G., & Rini, E. F. (2021). Kesiapan aksesibilitas wisata dalam mengintegrasikan obyek wisata (Studi kasus: Karanganyar bagian timur). Jurnal Plano Buana, 1(2). https://doi.org/10.36456/jpb.v1i2.3229

Dewi, R., Ahmady, Z., & Sakir, S. (n.d.). Strategi manajemen pemasaran destinasi pariwisata berkelanjutan: Suatu kajian literatur. Bisnisman, 5(3). https://doi.org/10.52005/bisnisman.v5i03.169

Dewi, T. W. S., & Ma, M. F. (2025). Pengelolaan wisata daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (Studi pada pengelolaan wisata unggulan Kayangan Api Kabupaten Bojonegoro). Media Hukum Indonesia, 3(3), 691–710. https://doi.org/10.5281/zenodo.15669437

Hulfa, O. I., & Anggriana, S. (2025). Analisis komponen 4A (Attractions, accessibility, amenities, dan ancillary) pada daya tarik wisata Goa Bangkang, Desa Prabu, Kabupaten Lombok Tengah. JRTour: Journal of Responsible Tourism, 5(2).

Jallu Alfatih, M., Restyono, T., Saiful, M., & Ibrahim, A. (n.d.). Perancangan desain sistem informasi pariwisata Kota Kediri menggunakan aplikasi MampirSek. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 3.

Jannah, L., Oktaviana, R. F., & Mukarromah, A. (n.d.). Analisis manajemen pengelolaan daya tarik wisata pesisir berbasis komponen 4A: Studi pada Pantai Jumiang Pamekasan. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 1(7).

Nugraha, R. A., Abdillah, H., Untoro, S. T., & Makruf, A. (2022). Partisipasi masyarakat melalui metode 4A dalam pengembangan sektor wisata Dusun Serut. Mawa Izh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 13(1), 27–48. https://doi.org/10.32923/maw.v13i1.2290

Nugraha, R. N., & Mawo, M. L. (2023). Daya tarik wisata Taman Ismail Marzuki dalam meningkatkan minat berkunjung. Jurnal Media dan Pendidikan Pariwisata, 6. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i1.57955

Pirastyo, S. P., Ridwan, M., Kristiutami, Y. P., & Febriyana, N. R. (2025). Pengaruh amenitas wisata terhadap keputusan berkunjung pada Pusat Primata Schmutzer. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Perhotelan, 8(1).

Prasetyo, J., & Fiani, D. M. (2025). Integrasi pariwisata dan kebencanaan berbasis spasial di Kabupaten Semarang. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 7(1), 212–226. https://doi.org/10.55606/sinov.v7i1.867

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Sudira, P., Marpanaji, E., Priyanto, P., Bawono, S. E., Sahria, Y., Nurastuti, W., Nur, E., Setyorini, W., Galihrukmi, I., Wahyuni, N., Abiyyu, D., & Anwari, Z. (2025). Peningkatan daya tarik Desa Wisata Segajih dengan pelatihan manajemen pengelolaan destinasi. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4).

Yani, I., Seftania, E., Utami, C. D., & Zamzam, M. (n.d.). Pengelolaan dan penentuan destinasi wisata dalam pariwisata domestik dan internasional.

Zain Al Ghifari, A. (2024). Pengaruh museum experience terhadap kepuasan pengunjung di Museum Seni Rupa dan Keramik. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK). https://doi.org/10.36441/snpk.vol3.2024.218

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Emersiana Putri Talo, Dyah Mustika Wardhani, & Gilang Fahreza. (2026). Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Hutan Bambu Zona 2 Bekasi . Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia, 3(2), 84–94. https://doi.org/10.62383/tamasya.v3i2.1178

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.