Pengelolaan Keuangan Negara Berdasarkan Prinsip Legalitas dan Antikorupsi

Authors

  • Reski Apriyani Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Putri Rahmawati Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • R. Nur Hafriza Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Wahjoe Pangestoeti Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.62383/kajian.v2i1.84

Keywords:

Anti-Corruption, Legality Principles, State Finances

Abstract

To ensure openness, responsibility and effectiveness in managing state finances, this research examines state financial management from a legality and anti-corruption perspective. In this research, relevant laws and regulations and scientific literature were studied using a literature study approach. The research results show that the principle of legality emphasizes the need for all state financial management activities to comply with relevant regulations, including the use of the State Revenue and Expenditure Budget (APBN) as a legal basis. The anti-corruption principle complements the principle of legality with preventive pressure and firm action against the protection of permits that are detrimental to state finances. These two principles support each other to ensure responsible financial management, protect officials with good intentions, and take action against perpetrators of corruption who fulfill the elements of malicious intent. In conclusion, implementing the principles of legality and anti-corruption synergistically can encourage good state financial governance, support clean government, and create sustainable development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amal, I. (2024). Tinjauan yuridis pembatasan masa jabatan ketua partai politik dalam prinsip negara hukum demokratis di Indonesia (Disertasi Doktor, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Gunawan, H., Suhariyanto, D., & Iryani, D. (2023). Penerapan prinsip umum good governance dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal AHU Kementerian Hukum dan Keadilan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0001313.AH.01.04 Tahun 2020 tentang pengesahan pendirian badan hukum Yayasan Masjid Agung Sunan Ampel Soerabaja. Jurnal Hukum Bisnis, 12(6), 1–12.

Madjid, M. A. S., & Akbar, M. I. (2023). Kerugian keuangan negara atas penyalahgunaan wewenang dalam instrumen hukum administrasi negara. Sanskara Hukum dan HAM, 2(2), 66–79.

Mubarak, R., & Trisna, W. (2021). Penentuan kerugian keuangan negara akibat penyalahgunaan kewenangan pejabat pemerintah. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 8(2), 174–182.

Prayudha, A., & Sigalingging, B. (2024). Mekanisme pengembalian kerugian keuangan negara akibat proyek gagal. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 1(4), 295–308.

Putra, M. S. S. (2023). Analisis peraturan perundang-undangan tentang rangkap jabatan di Indonesia (Disertasi Doktor, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan).

Sari, D. W. (2024). Peran birokrasi dalam mewujudkan keadilan sosial di masyarakat. Literacy Notes, 2(1).

Setiawan, I. (2024). Pengawasan pemerintahan dalam ulasan teori dan praktek. CV. Rtujuh Media Printing.

Subekhi, M., Koswara, I. Y., & Gunawan, J. (2024). Problematika Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam tindak pidana korupsi di tinjau dari perspektif keadilan berdasarkan Pasal 40 Ayat 1 Undang–Undang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. UNES Law Review, 7(1), 604–615.

Downloads

Published

2025-01-09

How to Cite

Reski Apriyani, Putri Rahmawati, R. Nur Hafriza, & Wahjoe Pangestoeti. (2025). Pengelolaan Keuangan Negara Berdasarkan Prinsip Legalitas dan Antikorupsi. Kajian Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 24–28. https://doi.org/10.62383/kajian.v2i1.84

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.