Pemberdayaan Perempuan dalam Pengembangan Desa Wisata Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas

Authors

  • Andhinie Fathimatul Hasanah Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Zidan Arief Maulana Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Sri Kencana Wulan Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Sintia Nur Anggitasari Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.62383/kajian.v2i4.836

Keywords:

Creative-Based Tourism, Local Economic Development, Regional Autonomy, Tourism Village, Women's Empowerment

Abstract

This article analyzes women’s empowerment in the development of Pekunden Tourism Village, Banyumas District, Banyumas Regency, focusing on the role and contribution of women in tourism based on local creativity. Using Kartasasmita's (1996) empowerment framework, which includes enabling, empowering, and protection, the study collects data through interviews, observations, and documentation from key informants such as the village head, tourism awareness group, and women entrepreneurs in Oemah Batik, Oemah Manggleng, Dragon Fruit Garden, and Kampoeng Nopia Mino. The findings reveal that women’s empowerment in Pekunden Tourism Village has fostered a supportive environment, enhanced women’s capacity, and ensured business protection. Training programs and the development of local products have expanded economic opportunities, increased women’s participation in decision-making, and improved family welfare. Overall, women’s empowerment has made a significant contribution to local socioeconomic development, positioning Pekunden Tourism Village as a successful model of synergy between tourism and community empowerment. This case exemplifies the positive impact of regional autonomy in promoting local creativity and economic growth through tourism.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abka, R. K., & Murdana, I. M. (2023, August). Kajian Potensi Desa Wisata Sebagai Daya Tarik Wisata Alternatif di Lombok Tengah. Journal of Mandalika Review, Vol. 2 No. 2, 32-37.

Akbar, W. (2023, Juni 12). Mengenal Desa Wisata Pakunden, Kreativitas Masyarakat Tanpa Batas. Diambil kembali dari digitaldesa.id: https://digitaldesa.id/artikel/mengenal-desa-wisata-pakunden-kreativitas-masyarakat-tanpa-batas

Adnyani, N. W. G., & Irwanti, M. (2023). Strategi pemberdayaan perempuan dalam pengembangan desa wisata berbasis komunikasi pemasaran. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 17(1), 45–58.

Bahri, S. (2019). Pengembangan Kurikulum Dasar dan Tujuannya. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11 (1), 15-34.

Endah, K. (2020). Pemberdayaan masyarakat: Menggali Potensi Lokal Desa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6 (1), 135-143.

Jalil, N., Rasyid, M., & Anwar, A. (2020). Empowering women in rural tourism development: A case study of sustainable community-based tourism in Indonesia. Journal of Sustainable Tourism, 28 (3), 307-325.

Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat: Memadukan pertumbuhan dan pemerataan. Jakarta: Pustaka Cidesindo.

Lestari, I. (2021). Pemberdayaan perempuan dalam pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9 (2), 145-156.

Moleong, L. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muharto, & Ambarita, A. (2016). Metode Penelitian Sistem Informasi: Mengatasi Kesulitan Mahasiswa dalam Menyusun Proposal Penelitian,. Yogyakarta: Deepublish.

Nafah, H. K., & Purnaningrum, E. (2021). Penggunaan Big Data Melalui Analisis Google Trends Untuk Mengetahui Perspektif Pariwisata Indonesia Di Mata Dunia. Prosiding Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian, 430-436.

Novantika, K. R., Suasapha, A. H., & Lilasari, L. T. (2024). Pemberdayaan perempuan dalam pengembangan Desa Wisata Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Journal of Applied Science in Tourism Destination, 119–126.

Nurtanio, I., & Brahmantyo, H. (2021). Peran homestay dalam pemberdayaan perempuan desa wisata. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(1), 33–44.

Pranaka, A. M., & Prijono, O. S. (1996). Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pribadi, T. I., Suganda, D., & Saefullah, K. (2021). Pariwisata Berbasis Masyarakat dan Dampaknya Terhadap Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan. Jurnal Sosial dan Sains, Vol. 1 No 2, 107-119.

Rahma, A. A. (2020). Potensi Sumber Daya Alam dalam Mengembangkan Sektor Pariwisata di Indonesia. Jurnal Nasional Pariwisata, Volume 12, Nomor 1, 1-8.

Rahma, A., Niastiti, D. P., & Anggraeni, O. (2025). PENGARUH OPTIMALISASI POTENSI DESA WISATA DI BANYUMAS DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DESA PEKUNDEN. Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner, Vol 9 No. 6 Juni, 524-529.

Setiano, M., & Sugiyanto, E. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengembangan desa wisata (Studi di Desa Penusupan, Kabupaten Kebumen). Populis: Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(9), 61–70.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Syam, R., & Narolita, M. (2024). Empowering women in rural tourism development at Saung Ciburial Tourism Village, Garut, Indonesia. 11(1), 1–10. Melancong: Travel, Destination and Hospitality Journal, , 1–10.

Trisnawati, A. E., Wahyono, H., & Wardoyo, C. (2022). Pengembangan Desa Wisata Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pendidikan, 29-33.

Wardhani, A. A., & Susilowati, I. (2021). Four dimensions of women’s empowerment in tourism: Evidence from coastal tourism in Indonesia . Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 22(2), 170–184.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Andhinie Fathimatul Hasanah, Zidan Arief Maulana, Sri Kencana Wulan, & Sintia Nur Anggitasari. (2025). Pemberdayaan Perempuan dalam Pengembangan Desa Wisata Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas. Kajian Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 226–243. https://doi.org/10.62383/kajian.v2i4.836

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.