Evaluasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima

Studi Kasus di Kawasan Gading Fajar Kabupaten Sidoarjo

Authors

  • Nadea Legitasari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Yusuf Hariyoko Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Wahid Hidayat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.62383/kajian.v2i4.801

Keywords:

Street Vendors, Spatial Management, Empowerment, Regional Policy, Informal Sector

Abstract

The issue of street vendors (PKL) in Sidoarjo Regency, particularly in the Gading Fajar area, has become a significant concern as it relates to public order, the use of public space, and the economic dynamics of small communities. To address these challenges, the Sidoarjo Regency Government enacted Regional Regulation Number 3 of 2016 as the legal basis for structuring and empowering PKL. This study examines how the regulation is implemented in practice and evaluates its effectiveness using a qualitative descriptive method through interviews, observations, and documentation, analyzed with Leo Agustino’s policy evaluation model, which assesses five key aspects: administrative resources, institutional coordination, infrastructure and technology, financial support, and regulatory adequacy. The findings show that the implementation of the regulation has not yet reached optimal performance, as limited socialization, insufficient personnel, weak coordination among agencies, inadequate supporting facilities, and low compliance with zoning rules hinder the achievement of policy objectives. These issues are reflected in the continued presence of PKL operating in non-designated areas despite clear regulatory provisions. Therefore, strengthening institutional capacity, improving facilities, enhancing enforcement consistency, and developing more operational technical guidelines are essential to ensure more effective and sustainable management and empowerment of street vendors in Sidoarjo Regency.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustino, L. (2016). Dasar-dasar Kebijakan Publik (Edisi Revisi). Dasar-Dasar Kebijakan Publik (Edisi Revisi), 194.

Awiah, S., Azijah, D. N., & Hakim, L. (2022). Peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam Mewujudkan Ketertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Galuh Mas Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8.

Damara, W. (2020). Implementasi Kebijakan Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Studi: Penertiban Pedagang Kaki Lima Oleh Satuan Polisi Pamong Praja Di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Tatapamong, 2(September), 1–16. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v2i2.1244

Dwi Gian, J. (2019). Analisis SWOT Untuk Mengetahui Positioning Perusahaan Dalam Menentukan Strategi Pada PAUD UD, Mahkota Gempol. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Erlina, A., Riyanto, D., Brawijaya, M. H.-U., & 2020, undefined. (2020). Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 29 Tahun 2018 Tentang Penataan Dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (Pkl) Di Kota Madiun (Studi. Repository.Ub.Ac.Id. http://repository.ub.ac.id/189097/1/Arinda Erlina.pdf

Fitri, A., & Yuska, H. (2022). Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi, 1(2), 96–109. https://doi.org/10.69989/48h81f41

Fortuna, I. S. E., & Arif, L. (2023). Penyelenggaraan Ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat Pedagang Kaki Lima Di Kawasan Gembong Kota Surabaya Dalam Perspektif Model Kebijakan Edward Iii. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (JISIP), 12(3), 338–346. https://doi.org/10.33366/jisip.v12i3.2679

Imran, E. S. B., Rahman, A., & Ramadani, R. (2023). Efektivitas Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Penataan Dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima Di Kabupaten Gowa. UNES Law Review, 5(3), 1189–1205.

Munawarah. (2022). Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Al ‘Iidara Balad, 4(2), 28–33.

Nuraini, E. (2017). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Disparitas Pendapatan Di Wilayah Gerbang Kertosusila. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Kewirausahaan, Vol. 5 No. 1. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jepk/article/view/835/632

Pristika, B., & Kurniawan, B. (2021). Evaluasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima di Jawa Timur. Publika, 241–254. https://doi.org/10.26740/publika.v9n2.p241-254

Putri, M. A., Mefiana, N. S., Ambarwati, P. A., Hermawan, R. P., & Amira, Z. R. (2024). Evaluasi Kebijakan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Lembang. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 1(3), 1–14. https://doi.org/10.47134/pjpp.v1i3.2522

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.

Tasya, N. K., Nurasa, H., & Isnawaty, N. W. (2022). Evaluasi Program Relokasi Penataan Dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima Di Teras Cihampelas Kota Bandung. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 372. https://doi.org/10.24198/jane.v13i2.38232

Tri Dian Aprilsesa, & Abunawas, A. (2024). Evaluasi Pelaksanaan Penertiban Pedagang Kaki Lima Di Kawasan Pendidikan. Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam, 6(2), 228–243. https://doi.org/10.47435/al-ahkam.v6i2.3185

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Nadea Legitasari, Yusuf Hariyoko, & Wahid Hidayat. (2025). Evaluasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima: Studi Kasus di Kawasan Gading Fajar Kabupaten Sidoarjo. Kajian Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 127–139. https://doi.org/10.62383/kajian.v2i4.801

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.