Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Pembangunan Desa (MUSREMBANGDES) di Desa Meranti Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango

Authors

  • Regita G. Alulu Universitas Negeri Gorontalo
  • Irawaty Igirisa Universitas Negeri Gorontalo
  • Fenti Prihatini Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.62383/kajian.v3i2.1062

Keywords:

Meranti Village, Musrenbangdes, Community Participation, Development Planning, Village Development

Abstract

Village Development Planning Deliberation (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa or Musrenbangdes) is a participatory forum designed to accommodate community aspirations in village development planning. This study aims to analyze community participation in the Musrenbangdes process in Meranti Village, Tapa District, Bone Bolango Regency, covering the stages of decision-making, implementation, benefit utilization, and activity evaluation. The study employed a qualitative approach focusing on community involvement throughout each stage of Musrenbangdes. The findings reveal that community participation remains suboptimal. In the decision-making stage, village officials continue to dominate the process, resulting in limited community influence on final decisions. During the implementation stage, community attendance at forum meetings is relatively low due to work-related commitments, although participation in physical development activities through mutual cooperation remains high. In the benefit utilization stage, the community has experienced the advantages of infrastructure development; however, the distribution of these benefits is still uneven, and community involvement in determining development priorities remains limited. Meanwhile, the evaluation stage is identified as the weakest aspect, as evaluations are primarily conducted internally by village officials without formally involving community members. These findings indicate that community participation in Musrenbangdes is still largely consultative and symbolic, highlighting the need for greater efforts to promote more active and meaningful community involvement throughout all stages of village development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Devianti Lego. (2025). Analisis strategi pemerintah Desa Leppangeng terhadap partisipasi masyarakat dalam gotong royong. 11(1), 157–171. https://doi.org/10.33506/jn.v11i1.4314

Hidayat, R., & Sauki, M. (2023). Studi derajat partisipasi dan literasi anggaran kelompok rentan dalam pengelolaan pembangunan desa. 5(1), 33–39.

Igirisa, I. (2022). Kebijakan publik: Suatu tinjauan teoritis dan empiris.

Kayupa, O. O., Guampe, F. A., Hengkeng, J., & Balo, M. J. (2025). Tantangan dan peluang implementasi perencanaan pembangunan partisipatif desa-desa di Indonesia (Challenges and opportunities for implementing participatory village development planning in Indonesia). 6(1), 187–199. https://doi.org/10.35912/simo.v6i1.3483

Lisda. (2023). Publik: Jurnal manajemen sumber daya manusia, administrasi dan pelayanan publik sekolah tinggi ilmu administrasi Bina Taruna Gorontalo. 2(1), 11–20.

Machmud. (2025). Partisipasi masyarakat dalam penyusunan rencana kerja pemerintah desa. 14, 76–88.

Maude. (n.d.). Implementasi kebijakan pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan COVID-19 di Desa Kuma Selatan Kecamatan Essang Selatan Kabupaten Kepulauan Talaud. 20–27.

Mozin, S. Y., & Tantu, R. (2021). Penguatan peran masyarakat desa sebagai mitra pemerintah melalui pelatihan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil pembangunan desa. Sibermas, 10(3). https://doi.org/10.37905/sibermas.v10i3.11168

Murdianto, R. B., Alamsyah, M. N., Desa, D., Agung, K., Musyawarah, P., Pembangunan, R., Agung, K., Agama, T., & Pemuda, T. (2025). Demokrasi deliberatif dalam musyawarah rencana pembangunan desa di Desa Kayu Agung Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. 1(4), 204–216.

Putri. (2025). Musrenbang desa sebagai instrumen demokrasi partisipatoris: Studi kasus di Desa Tamansari. Jurnal Publicuho, 8(3), 1593–1604. https://doi.org/10.35817/publicuho.v8i3.893

Sobri, M. (2022). Peran kepala desa dalam pelaksanaan pembangunan berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar menurut perspektif fiqih siyasah (Skripsi).

Tui, F. P. (n.d.). Kemampuan aparatur desa dalam. 1–14.

Wardana, I. W. Y. (2023). I Wayan Yadi Wardana NIM: D02419004 Fakultas Ilmu Sosial Program Studi Administrasi Publik.

Wiransyah. (2021). Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa bidang pembangunan di Desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Skripsi).

Zulfila. (2023). Analisis partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes (Studi kasus Desa Berancah Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis). 12(2), 817–830.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Regita G. Alulu, Irawaty Igirisa, & Fenti Prihatini. (2026). Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Pembangunan Desa (MUSREMBANGDES) di Desa Meranti Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango. Kajian Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 3(2), 178–188. https://doi.org/10.62383/kajian.v3i2.1062

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.